June 14, 2024

Tahun Politik 2019, Intelijen TNI AU Harus Andal

Pena7.com, Cilangkap- Kemampuan intelejen TNI AU masa kini dan masa depan harus dapat berperan sebagai alat deteksi dan penginderaan dini. Kemampuan tersebut diperlukan untuk menghadapi setiap ancaman terhadap negara dan bangsa khususnya yang datang dari dan melalui udara.

Hal tersebut dikatakan Asisten Pengamanan (Aspam) Kasau Marsekal Muda (Marsda) TNI Dwi Fajariyanto saat membuka Rapat Koordinasi Pengamanan TNI Angkatan Udara (Rakorpamau) tahun 2019 di Gedung Soeharnoko Harbani Denma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (12/2/2019).

Aspam Kasau menjelaskan, sebagai tahun politik, tahun 2019 menjadi tantangan besar bagi TNI Angkatan Udara, karena tidak menutup kemungkinan tahun politik akan diwarnai dengan kampanye terbuka sehingga rentan disusupi berbagai kepentingan dan isu negatif termasuk hoaks.

“Bukan tidak mungkin kampanye dapat berkembang menjadi tindakan-tindakan yang lebih ekstrim atau bahkan anarkis,”tegas Aspam Kasau.

Pada Rakorpam 2019 yang diikuti oleh para perwira Supervisi Spamau seperti Kaintel, Kapen dan Perwira Disurpotrudau jajaran TNI Angkatan Udara dilaksanakan selama satu hari ini, Aspam Kasau berpesan agar para peserta Rakorpamau dapat mewujudkan situasi dan kondisi kondusif, sehingga terhindar dari kemungkinan pengaruh radikalisme dan sabotase yang merugikan TNI AU.

Pada kesempatan ini, juga hadir Ardi Suteja pakar cyber dari ICSF (Intelijen Cyber Security Forum) yang membawakan materi tentang Perang Cyber dan Perang Dimensi 6 terkait kebocoran Informasi. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *