July 19, 2024

Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Irian Barat

Pena7.com, Sorong Selatan- Peristiwa heroik operasi Penerjunan Lintas Udara dalam Operasi Trikora dengan sandi Operasi Srigala dengan menerjunkan sejumlah 81 prajurit PGT/AURI yang saat ini dikenal Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI Angkatan Udara, pada operasi inilah tonggak sejarah penancapan serta pengibaran bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di wilayah Irian Barat tepatnya Desa Waser (Teminambuan), Sorong Selatan, Papua Barat, Sabtu (16/2).

Operasi Trikora dengan Sandi Operasi Srigala merupakan pelaksanaan PO. Pangla No.03/PO/SR/62, 13 Mei 1962  yang diikuti 81 prajurit PGT/AURI  menjabat sebagai Komandan Pelton Letnan Udara II Suhadi, setelah dilaksanakan penerjunan yang berhasil selamat sebanyak 27 prajurit, sementara 53 lainnya gugur dalam petempuran.

Usai  Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna., S.E., M.M., menyaksikan drama kolosal operasi srigala, keluarga dari Ibu Yokbeth Konjol penduduk Kampung Terigolo, Rt 001/001, Desa Tegirolo, Kecamatan  Teminabuan, Sorong Selatan. Menyerahkan satu peti kayu yang berisikan senjata, sangkur dan perlengkapan militer yang sudah usang karena kemakan tanah dan waktu, yang ditemukan secara tidak sengaja pada saat  keluarga Ibu Yokbeth Konjol sedang berburu.

“Penemuan barang-barang tersebut dalam satu sumur tua dimana disekitar para prajurit PGT/AURI melaksanakan penerjunan, saat bergabung dalam operasi Trikora dilaksanakan,”jelas Ibu Yokbeth Konjol kepada Kasau.

Sementara ditempat terpisah Kasau juga menyempatkan diri mengunjungi Tugu Merah Putih yang merupakan tempat pertama kalinya ditancapkannya bendera Merah Putih, di Desa Waser, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna., S.E., M.M., sempat menandatangi MOU kerjasama TNI AU dengan Pemerintah Daerah Sorong Selatan terkait dengan renovasi pembagunan Tugu Merah Putih.

Pada kesempatan tersebut, Kasau mengatakan bahwa tujuan dari pembagunan tempat yang sangat bersejarah Tugu Merah Putih, dapat dijadikan sebagai tempat wisata sejarah bagi masyarakat sorong selatan khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya guna upaya mengobarkan semangat perjuangan para pendahulu, guna menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap negara kesatuan republik indonesia.

Saat berada di Tugu Merah Putih Kasau juga didampingi dua saksi sejarah penerjunan Lintas Udara pada operasi Trikora yang dikenal dengan operasi Srigala, yang dengan sengaja didatangkan oleh Korpaskhas yaitu  Lettu (Pur) Kusmari dan Pelda (Pur)  Rebo Hartono.

Kasau juga menjawab pertanyaan wartawan berkaitan dengan apabila terdapat putra daerah sorong selatan yang berminat untuk masuk tentara baik melalui penerimaan Alumni (Karbol AAU), Bintara, Tamtama. TNI Angkatan Udara akan memberikan kemudahan bagi putra-putri  daerah sorong apabila ingin mengikuti  seleksi jadi prajurit TNI AU, “Bila perlu ada putra dari sorong dan Papua menjadi Pilot Pesawat Tempur,”tegas Kasau.

“Namun kemudahan ini akan TNI AU mudahkan apabila memenuhi persyaratan yang telah menjadi prasyarat yang telah ditentukan, terutama sekali pada bidang kesehatan, karena kita selaku orang tua  tidak mengharapkan apabila putra-putri kita baru menjalani pendidikan dasar kemiliteran diberhentikan karena tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan,”tambah Kasau.

Kegiatan Napak Tilas Operasi Srigala ini, dihadiri langsung Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna., S.E., M.M., pejabat tinggi TNI Angkatan Udara, Dankorpaskhas Marsekal Muda TNI Eris Widodo, Mantan Kepala Staf Marsekal (Pur) Chappy Hakim, serta beberapa mantan Komandan Korpaskhas. (Red)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *