July 19, 2024

Kasau Resmikan Skadron Udara 27 di Biak

Pena7.com, Biak – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., meresmikan operasional Skadron Udara 27 Angkut Sedang di Lanud Manuhua Biak, Kamis (13/6/2019). Peresmian Skadron Udara 27 itu menjadi tonggak sejarah baru pengabdian TNI AU di Papua.

Dari rilis Dispenau yang diterima pena7.com, menyampaikan bahwa Skadron Udara 27 menjadi skadron pesawat TNI AU pertama di tanah Papua dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) pesawat angkut sedang CN235 buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bekerja sama dengan Airbus Military, Spanyol.

Pada kesempatan tersebut, Kasau mengatakan bahwa Kebijakan pemerintah untuk menempatkan skadron pesawat angkut di Papua dimaksudkan untuk efisiensi dan efektivitas dalam operasi pergeseran pasukan tempur, mendukung distribusi logistik untuk menekan disparitas harga, dan dukungan lainnya yang dibutuhkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Pada tahap awal, Skadron Udara 27 akan diperkuat dengan 4 unit pesawat CN235 dengan 71 personel dan dipimpin oleh Komandan Skadron Udara 27 Letkol Pnb Trinanda Hasan Febrianto, yang sebelumnya menjabat Komandan Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dengan jenis pesawat yang sama. Ke depan, jumlah pesawat akan ditambah sesuai kebutuhan operasi.

“Kepada Letkol Pnb Trinanda, saya ucapkan selamat atas kepercayaan pimpinan TNI AU untuk mengemban amanah ini. Jadikan setiap penugasan sebagai ibadah dan laksanakan tugas secara profesional, militan, dan inovatif sehingga kehadiran Skadron Udara 27 dapat bermanfaat bagi kepentingan negara dan juga membantu Pemda untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.” tegas Kasau.

Turut hadir pada upacara peresmian Skadron Udara 27, Forkopimda Biak Numfor, para Asisten Kasau, Pangkoopsau III, para Kadis Mabesau, Pangkosekhanudas IV, Danlanud Manuhua Biak, Ketua Umum PIA Ardhya Garini, dan undangan lainnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *