May 20, 2024

Ratusan Warga Toraja Sulsel dari Wamena Pulang Kampung

Pena7.com, Jayapura – Masyarakat Toraja yang mengungsi dari Wamena tercatat 1.806 jiwa. Saat ini pengungsi dari Toraja ditampung di Tonkonan Kotaraja, Kota Jayapura, Papua.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Elias Paonganan menyebutkan, usai rusuh Wamena 23 September 2019 lalu, pengungsi terus berdatangan.  “Tercatat ribuan warga Toraja sudah berada di Jayapura. Tapi yang bertahan di Tongkonan sekitar 700-an orang. Sisanya banyak yang menginap di rumah keluarga dan kerbatnya,” ujarnya, pada Jumat (04/10).

Elias menyebutkan jumlah pengungsi akan terus bertambah, karena pengungsi dari Wamena masih banyak yang berdatangan yang dievakuasi menggunakan Hercules milik TNI AU.

“Dari 1.806 jiwa yang terdaftar, sebanyak 194 jiwa sudah kembali ke Toraja menggunakan kapal laut dan juga Hercules yang tidak dipungut biaya. Sementara ada 500 –an jiwa lainnya sudah mendaftar untuk dikembalikan ke Toraja dengan kapal laut,” ujarnya.

Para pengungsi yang berada di Tongkonan menempati ruangan besar yaitu aula yang sering digunakan sebagai tempat menggelar acara seperti resepsi pernikahan maupun ibadah masyarakat Toraja.

Berbagai bantuan berdatangan ke Tongkonan dibawa oleh perorangan, lembaga pemerintah, lembaga swasta, BUMN, serta komunitas. Ada yang membawa barang, ada juga yang membawa uang tunai.

“Kami bawa uang tunai siapa tahu uang cash bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan mengurus pengungsi,’’ ujar salah satu warga Jeni Linthin yang menyerahkan sumbangan Rp20 juta.

Untuk kebutuhan makan pengungsi, dibuka dapur umum yang dikelola kaum perempuan IKT. Mereka secara bergilir memasak makanan bagi para pengungsi yang ada di Aula Tongkonan di Kotaraja, Kota Jayapura. “Ibu-ibu IKT dibagi tugas, mulai dari IKT wilayah I sampai VI, memasak secara bergilir. Sementara kebutuhan air bersih, dipasok dari Pertamina MOR 8 dan Korem 172,” jelas Ketua IKT Kota Jayapura Nobertus Banga. (**)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *