May 27, 2024

Golok Bermotif Asal Panjaungan Dipasarkan di Korea Utara

Pena7.com, Kabupaten Bogor – Salah satu tempat pembuatan sarung dan gagang golok bermotif berbentuk kepala singa dan ular naga yang dibuat oleh tangan tangan kreatif warga Kampung Pasirgintung atas RT 02 RW 04 Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dengan menggunakan peralatan tradisional seadanya dan menghasilkan nilai seni yang sangat tinggi.

Daih Prihatin (46) warga Desa sekitar sejak tahun 1988 menjadi pengrajin sarung dan gagang golok yang sudah menghasilkan bermacam motif yang dihasilkan sesuai permintaan konsumen.

Berbagai motif Golok yang sudah dipasarkan bahkan, menurut Daih, termasuk karyawan PT. Antam Pongkor pun tidak sedikit yang memesan motif golok sesuai keinginannya.”kata Daih, Senin (21/10).

Menurut Daih, pemesan golok bermotif antara lain, dari Papua Kalimantan hingga provinsi Banten.” jelasnya.

Meski dibuat dengan alat tradisional, kualitas karya mereka tidak diragukan. Pasalnya, sarung dan gagang golok bermotif telah dijual hingga ke mancanegara. “Melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah (DKUM) Golok bermotif sudah dipamerkan ke Korea Utara,”jelas Daih.

Bapak empat anak ini menuturkan, pembuatan sarung golok plus gagang terbuat dari kayu mahoni, sonokeling (kayu hitam asal Jawa tengah) harendong dan masih banyak jenis kayu keras lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan para pengrajin.

Harga jual sarung golok bermotif dihargai 300 hingga Rp 350 ribu.” Itupun sesuai permintaan besarnya ukuran golok tersebut,” jelasnya.

Tak hanya itu, anak pertama Daih yakni, Sihabkrab (26) ikut membantu proses pembuatan golok bermotif sesuai permintaan konsumen. “Bahkan karya mereka sudah dipamerkan di Bank BJB Bogor dan dipamerkan di pusat oleh-oleh Kabupaten Bandung yang dikelola oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasna).

Untuk meningkatkan pengetahuan dibidang kerajinan dan usaha kecil menengah, sambung Sihabkrab, dirinya pernah mengikuti pelatihan di Hotel Accram, Jalan Raya puncak Cipayung, Kecamatan Megamendung. “Yang dipasilitasi langsung pihak Pemkab Bogor,”tutupnya. (Arip Ekon)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *