May 23, 2024

Farid Padang : Menyederhanakan Single Operation

Pena7.com, Jakarta – Dalam meningkatkan kinerja pelaku Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), akan diberikan penentu tarif pelayanan keseragaman di seluruh Pelabuhan yang di Indonesia. Tarif pelayanan utamanya berpola pada Integrated Port yang digadang-gadang Kementerian BUMN melalui PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), tentang biaya TKBM yang selama ini bervariasi di setiap Pelabuhan.

Penyederhanaan pola operasional tertuang dalam Integrated Port Network terhadap 7 (tujuh) pelabuhan utama Indonesia yang disepakati bersama oleh PT Pelindo I, II, III, IV,menjadi titik penting untuk dievaluasi biaya TKBM yang tidak seragam.

Apa yang dikatakan Direktur Utama Pelindo IV, Farid Padang, dalam keterangan tertulis kepada Pena7.com, pada Senin (18/11/2019), bahwa integrated port adalah perubahan pola multi operation yang disederhanakan menjadi single operation dari pemilik barang sampai ke konsumen.

Adapun pola integrasi lebih dikenal sebutan port center logistic sebagai pola operasi lebih sederhana, dimana konsumen terintegrasi dengan produsen dalam satu siklus supplay change management atau end to end logistic menggeser pola door to door.

“Kita awali dulu pola penerapan integrated port network. Namun tidak mengesampingkan tarif masing-masing pelabuhan. Dan tarif pelayanan akan standar setelah biaya TKBM dapat dievaluasi,” kata Farid Padang.

Saat ini seluruh pendukung implementasi integrated port network, sebut saja Bappenas, Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan termasuk TKBM, INSA, dan ahli profesional sedang dibahas di Kemenko Bidang Kemaritiman.

Lebih jauh Farid mengatakan, added value atau value creation dari integrated port merupakan satu siklus operasional sehingga fungsi pelabuhan secara otomatis berubah dari sebelumnya bergerak di sisi internal, akan bertambah di sisi eksternal.

“Upaya mentransformasi pelabuhan dari non mekanisasi menjadi mekanisasi dan automission sangat tepat diterapkan dalam integrated port network untuk efisien biaya handling,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah merinci tujuh pelabuhan untuk dipersiapkan sebagai hub pelabuhan terintegrasi, yakni pelabuhan Kuala Tanjung/Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Kijing, Bitung, Makassar, dan Sorong. (Delly M)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *