December 2, 2022

Gelar Aksi Solidaritas Uighur, HMI Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Putihkan Sultra

Pena7.com, Kendari – Langkah Serius Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Dalam Menyeruhkan Perlawanan Atas Penindasan Yang Dialami Etnis Uighur di Negera Tirai Bambu kian nampak.

Hal Tersebut terlihat dari famplet seruan aksi damai mengenai Uighur bertebaran dimedia sosial, itu dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Muhamad Ikram Pelesa dalam keterangan persnya kepada pewarta, pada Kamis (26/12/2019). Ia mengatakan pihaknya akan melakukan aksi solidaritas pada tanggal 30 Januari, pekan depan.

“Pasca penyataan kami beberapa waktu lalu, saya memperhatikan pemerintah tidak serius dalam menengarai persoalan yang dialami oleh Etnis Uighur di China, Padahal Negara ini tegas menentang tindakan seperti itu, apalagi terang dalam Amanat UUD,”ucapnya.

Lebih lanjut Mahasiswa Pascasarjana Universitas Trisakti ini menyampaikan bahwa selain persoalan HAM, Indonesia yang merupakan negara dengan Umat Muslim terbesar di Dunia mestinya lebih proaktif menyerukan perlawanan atas kejadian yang dialami etnis Uighur di China, bukan malah memilih bungkam, apalagi menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan urusan Indonesia.

“Selain ada persoalan HAM disana, mestinya Negara dengan penduduk muslim terbesar didunia ini proaktif menyerukan perlawanan atas kejadian yang dialami etnis Uighur di China, Paling tidak ada resolusi konflik yang ditawarkan dalam forum PBB. Bukan malah memilih bungkam, apalagi menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan urusan Indonesia,”kesalnya.

Untuk itu ia menegaskan bahwa pihaknya telah memutuskan aksi yang akan mereka lakukan pada tanggal 30 Desember nantinya merupakan langkah kongkrit sebagai pilihan yang diberikan kepada Pemerintah China atas kejadian yang dialami oleh Etnis Uighur di Provinsi Xinjang, hal tersebut disebabkan karena lambannya upaya penyelesaian masalah disana.

“Kalau Dari Kami Ini Sudah Final, Dalam Aksi Nanti Pilihannya Hanya Ada 2 (Dua), Pemerintah China memberikan kemerdekaan bagi Etnis Uighur menjalankan Ibadahnya dan kegiatan keagamaanya, Atau Kami Pulangkan Tenaga Kerja mereka dari Bumi Pertiwi,”tegasnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama dalam aksi solidaritas Uighur yang akan dilaksanakan pekan depan dikota Kendari, Sulawesi Tenggara.”Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memutihkan Sulawesi Tenggara dalam aksi solidaritas Uighur yang akan dilaksanakan Senin depan, dikota Kendari nantinya,”tutupnya. (*/Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *