April 19, 2024

AMPB Minta Kapolres Pandeglang untuk Dicopot dari Jabatannya

Jurnalmetropol.com – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Pandeglang ke-146, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pandeglang Bersatu (AMPB), mendatangi Kantor Bupati Pandeglang di Jl. Bhayangkara – Pandeglang Provinsi Banten untuk menyampaikan mosi tidak percaya dan sebut Pemerintahan Kabupaten Pandeglang Gagal, pada Rabu (01/04/20).

Pada aksi yang berlangsung dalam waktu 30 menit dibubarkan secara paksa dan brutal oleh pihak Kepolisian dengan tidak memakai identitas kepolisian. Pihak kepolisian membubarkan masa aksi dengan dalih tidak diijinkan melakukan kerumunan.

Koordinator Aksi 1 AMPB, Mukhlas, alasan kepolisian tidak jelas karena status kabupaten Pandeglang tidak dalam kondisi Lockdown.

Mukhlas menambahkan, ketika masa aksi dibubarkan atas dalil tidak boleh melakukan krumunan, bagaimana masyarakat yang ada di pasar-pasar kenapa tidak dibubarkan?.

“Kami aliansi mahasiswa Pandeglang bersatu meminta Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto untuk dicopot dari jabatannya karena tidak bisa mengendalikan anggotanya yang bersifat represif kepada mahasiswa yang melakukan aksi turun ke jalan,”ungkap Mukhlas.

Di tempat yang sama, Entis sebagai korlap 2 menambahkan, kami akan secepatnya melakukan aksi kembali. Karena untuk menyampaikan pendapat di muka umum secara jelas sudah diatur di dalam konstitusi.

Entis juga menilai maklumat Kapolri bertabrakan dengan konstitusi dan tidak bisa menjadi dasar hukum yang kuat. (Fahri)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *