April 19, 2024

Petugas Gabungan di Blora Lakukan Pendataan dan Pemeriksaan Kesehatan Warga Pendatang

Jurnalmetropol.com – Untuk antisipasi penularan wabah virus covid-19 di wilayah Kabupaten Blora, Polres Blora bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Blora dan Kodim 0721/Blora, serta stake holder terkait lainnya terus melakukan berbagai upaya pencegahan.

Baru-baru ini, Polres Blora bersama aparat gabungan TNI, dan pemerintah daerah melakukan pendataan dan pengecekan kesehatan terhadap warga pendatang. Pengecekan kesehatan dan pendataan warga pendatang tersebut perlu dilakukan, karena untuk mengetahui dan memetakan sejauh mana kerawanan penyebaran virus covid- 19 tersebut di Kabupaten Blora.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mendorong anggota untuk bersama sama dengan instansi terkait melakukan upaya pencegahan, salah satunya adalah melalui pengecekan dan pendataan di posko kesehatan di wilayah perbatasan.

“Seperti yang kita ketahui, penularan virus covid-19 begitu cepat melalui kontak langsung manusia, untuk itulah warga dari perantauan wajib diperiksa dan dipantau kesehatannya, apalagi warga yang pulang kampung dari daerah pandemi corona,”ujarnya.

Seperti yang dilakukan di wilayah perbatasan Kabupaten Blora dengan Kabupaten Rembang, tepatnya di posko kesehatan di depan Puskesmas Medang, nampak petugas Polsek Blora bersama Koramil Blora, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Tim Kesehatan melakukan pendataan dan pengecekan warga yang masuk ke wilayah Blora, Senin (06/04/2020).

“Petugas gabungan mendata dan memeriksa tiap warga yang akan masuk Blora, dengan tujuan agar virus covid -19 tidak terjadi di Blora,” kata Ferry.

Selain wilayah utara yang berbatasan dengan Kabupaten Rembang, petugas gabungan juga mendirikan posko di wilayah barat, di perbatasan Kabupaten Grobogan, serta di perbatasan Cepu-Jawa Timur, bahkan petugas gabungan juga mendirikan posko hingga ke desa atau kelurahan guna antisipasi penularan virus tersebut.

“Kita pantau hingga pelosok desa melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, semoga Blora aman dari covid-19,”tambahnya.

Ashari, salah satu sopir angkutan umum jurusan Blora-Rembang mengaku senang dengan adanya pengecekan kesehatan tersebut. “Dengan pengecekan kesehatan dan penyemprotan disinfektan saya merasa lebih tenang, apalagi saya sopir yang tiap hari membawa banyak orang, resiko tertular besar, tapi mau gimana lagi kalo gak nyopir ya gak dapat uang, yang penting kita taati prosedur pemerintah, harapannya semoga virus ini segera sirna,” kata Ashari. (*/cdr)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *