Tue. Aug 4th, 2020

DPW PPLIPI Gelar Roadshow Kepedulian Lingkungan

Jurnalmetropol.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Banten berkomitmen untuk semakin aktif untuk peduli terhadap lingkungan dan menggali potensi yang dimiliki organisasi tersebut untuk kemaslahatan masyarakat Banten.

Untuk itu, DPW PPLIPI melakukan roadshow untuk memperkuat program kerja DPC PPLIPI Kota Cilegon dan persiapan pembentukan DPC PPLIPI Kota Tangerang.

Kegiatan yang digelar, pada Rabu (29/7/2020) dipimpin langsung oleh Ketua DPW PPLIPI Banten Neng Siti Julaiha yang akrab disapa NJ bersama dengan Sekretaris DPW Indah Rusmiyati bersama dengan seluruh jajaran pengurus organisasi tersebut.

Roadshow ini sebagai upaya mempererat silaturahmi dan koordinasi mengenai program kerja yang sudah dilakukan. Selain itu, roadshow itu bertujuan untuk mengetahui program kerja yang akan dilakukan DPW Cilegon, evaluasi dan menggali berbagai masukan yang konstruktif bagi kemajuan organisasi.

NJ menuturkan bahwa roadshow itu sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat program kerja organisasi.

“Sejak pelantikan DPW PPLIPI belum sempat berkomunikasi dengan rekan-rekan di DPC PPLIPI Cilegon yang lebih dahulu terbentuk kepengurusannya. Cilegon sebagai kota industri , tentu saja rekan-rekan di DPC Cilegon banyak yang bersentuhan di sektor ini. Organisasi perempuan harus saling memberdayakan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan menggali potensi yang dimiliki organisasi,” katanya, Rabu (29/7/2020).

NJ mengakui bahwa kepengurusan DPC PPLIPI Cilegon sudah kuat, tetapi kurang mempublikasikan kegiatan yang positif di media sosial.

“Kami menyarankan agar berbagai kegiatan positif ini dapat dipublikasikan di berbagai media sosial agar masyarakat, khususnya di Kota Cilegon, mengetahui berbagai kegiatan positif yang dilakukan. Bahwa, ada solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan di lingkungan kita, sebagai perempuan kita saling men-support dan mampu  memberikan manfaat terhadap sesama. Khairunnas Anfauhum Linnaas (sebaik-baik manusia di sisi Allah adalah mereka yang mampu memberi kemanfaatan bagi orang lain),” kata NJ.

Dia menambahkan, DPC PPLIPI Cilegon sudah mengelola 30 peserta UMKM agar membuat hak paten atas berbagai jenis produk tata boga yang diproduksi. “Hal ini bertujuan agar produk tersebut dapat menjadi ciri khas produk binaan dari DPC PPLIPI Cilegon. Ini sudah menjadi program jangka panjang dari DPC PPLIPI Cilegon.

NJ berharap agar berbagai langkah DPC PPLIPI Cilegon dapat dicontoh dalam menyusun kepengurusan DPC Kota Tangerang ke depan. “Misalkan dipilih Ketua organisasi yang dapat aktif, memiliki kepedulian yang tinggi dalam pemberdayaan perempuan dan memiliki kepedulain kepada lingkungan, meskipun dia berasal dari pengusaha. Begitu juga dengan struktur organisasi lainnya, seperti Wakil Ketua dan Sekretaris,” kata politisi dari Partai Persatuan Pembangunan ini.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PPLIPI Cilegon Neneng Budiarti. Menurutnya, salah satu efek negatif dari Cilegon sebagai kota industri salah satunya kasus pertumbuhan anak-anak berkebutuhan khusus masih tinggi.

“Kami coba menjembatani orang tua anak berkebutuhan khusus ini untuk mendapatkan sekolah dengan biaya yang tidak terlalu mahal,” ujar Neneng.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi dengan mengirim sumber daya manusia (SDM)  untuk mengikuti pelatihan tentang pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Cilegon. (TS)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *