December 2, 2022

Rapat Anggota XIX Kopkar TPK Koja Mengevaluasi Kinerja Hasil Usaha

Jurnalmetropol.com, Jakarta – Instrumen Koperasi menjadi solusi kebijkan Pemerintah untuk menjadikan nilai tambah dalam sentuhan bagi masyarakat menengah kebawah untuk bermitra.

Kemandiran koperasi dalam kehadirannya, baik itu yang dikelola perusahaan swasta maupun perorangan, punya perwujudan bisnis yang saling menguntungkan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Seperti halnya, Koperasi Karyawan Terminal Petikemas Koja, yang telah melakukan Rapat Anggota Tahunan XIX untuk tutup buku 2019, sekaligus mengevaluasi hasil usaha dan rencana pergantian pengurus jika para anggota menerima laporan bertanggungjawaban pucuk pimpinannya, di Jakarta Utara, pada Jum’at (28/8/2020).

Dalam RAT (Rapat Anggota Tahunan), ada tarik menarik perdebatan sesama anggota yang mempersoalkan raihan bisnis yang sudah dicapai dan baru tercapai. Seperti penanaman saham kepada pengembang Perumahaan di wilayah Babelan,Kebupaten Bekasi.

Diketahui mendapat pinalti.”Karena hasil usaha koperasi tidak mampu menutupi perjanjian yang disepakati oleh manajemen kedua belah pihak,”begitu dialog pengurus dan para anggota dalam RAT tersebut.

Namun dari sisi lain, koperasi Kopkar TPK Koja, tahun 2020 ini mendapat kepercayaan untuk hadir di Pelabuhan Patimban, Subang yang akan diresmikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam waktu dekat ini.

“Kita mendapat kepercayaan mengelola hasil bumi yang ada disana,”kata Ani Sumartono, Wakil Ketua Kopkar.

Diketahui, hasil usaha Kopkar TPK Koja sebelum pajak tahun anggaran 2019, realisasinya sebesar Rp 3.024.039.228. Dan sisa hasil usaha setelah pajak 2019, realisasinya sebesar Rp 2.478.445.682. Sedangkan periode 2020 akhir tahun anggaran sisa hasil usaha setelah pajak sebesar Rp 2.772.386.061.

(Delly M)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *