January 30, 2023

Meramu Inovasi untuk Bangkit dan Produktif Demi Indonesia Maju

Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalmetropol.com, Delly Muhajirin

Jurnalmetropol.com – Secara jujur, diantara Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang bergerak bidang Kepelabuhanan, yaitu Pelabuhan Indonesia I, Pelabuhan Indonesia II, Pelabunan Indonesia III dan Pelabuhan Indonesia IV, yang menjadi titik point keberadaannya.

Lantaran telah berusia 28 tahun. Usia ini jika disejajarkan umur manusia masih belia. Dan telah terobsesi “Bangkit dan Produktif Untuk Indonesia Maju”. Dan tentunya sejarah kehadiran PT (Persero ) Pelabuhan Indonesia IV untuk Indonesia Timur, dimulai tahun 1992 dengan landasan pertimbangan efisiensi dan efektifitas perusahaan yang dicapai Perum Pelabuhan IV.

Kemudian atas PP 59/1991, pengelolaan pelabuhan diwayah Perum Pelabuhan IV beralih fungsi menjadi Perseroan. Sebagai Persero, saham pun dimiliki Pelabuhan Indonesia IV yang berkedudukan atau berkantor jalan Soekarno No. 1 Makassar.

Dan Pemerintah dalam hal ini BUMN sebagai pemilik saham sepenuhnya. Lantas, ukuran dari waktu ke waktu, Pelabuhan Indonesia IV sebagai operator dalam pencapaian adanya pengejaran pembangunan fisik dan mengabaikan pertumbuhan cargo yang ada di level cabang.

Tidak ber-inovasi, sehingga kinerja perusahaan sedikit berat. Investasi di gas poll, padahal pertumbuhan cargo tidak secepat yang diperkirakan. Apalagi terhalang pandemi covid-19.

Catatan yang perlu direnungkan adalah manajemen yang perlu pengelolaannya secara visioner. Agar masyarakat merasakan sebagai promotor pertumbuhan ekonomi diwayah.

Oleh: Delly Muhajirin

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *