Mon. Jan 25th, 2021

Kepsek SMPN 2 Bangkala Jeneponto Resmi Dipolisikan

Jurnalmetropol.com, Jeneponto – 
Kaharuddin, S,Pd Kepala SMPN 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto Sulawesi-Selatan resmi dilapor ke Polres Jeneponto oleh Koalisi LSM/Wartawan, Rabu (2/12/2020).

Hasan Anwar selaku Ketua LSM LPK, bersama Sekjen Saparuddin, LSM GERAK RI Wakil Ketua Syamsuddin dan Wartawan M. Arif, K. sebagai Ketua Serikat Pers Reformasi Nasional (SEPERNAS) DPC. Jeneponto, dalam pelaporan tersebut terkait Pencemaran Nama baik / UU ITE yang dilakukan oleh Kaharuddin, S. Pd. terhadap Koalisi LSM/ Wartawan. Laporan tersebut dikawal oleh Kuasa Hukum LPK Sul-Sel dan Pengacara SEPERNAS DPC. Jeneponto.

Kahar begitu sapaan akrabnya menulis di FB (Surat Suara Rakyat Turatea) antara lain mengatakan, karena Anwar yang pengakuannya LSM LPK dan 3 orang temannya minta uang 20 Juta, karena Saya tidak kasih makanya bikin berita yang ingin menjatuhkan saya, Anwar bersama timnya terperangkap oleh kepintarannya mengancam orang, karena salah orang mereka berempat menunggu uang yang 20 Juta yang mereka minta itu selama kurang lebih 2 pekan.

“Namun uang itu tidak berhasil mereka dapatkan karena memang hanya cara saya untuk mengetahui apa maksudnya sehingga mereka menganggap semua yang dikerjakan itu tidak sesuai dengan spesifikasi, sementara kalau ditantang untuk menemui Toko Bahan Bangunan mereka mengalihkan pembicaraan,”bebernya.

Lanjut tulis Kahar, bukan diduga tidak sesuai RAB tapi tidak sesuai dengan yang kamu harapkan. Bahagianya itu hatimu waktu saya janji bahwa nanti cair baru diserahkan.

“Saya hanya mau tahu bahwa kamu itu pemeras dan Alhamdulillaah, saya berhasil,”ungkapnya, tulisan Kahar yang disampaikan lewat Surat (Suara Rakyat Turatea).

Di Mapolres Jeneponto, Hasan Anwar mengatakan, kepada media ini bahwa apa yang dikatakan Kaharuddin, S.Pd. tidak benar semuanya, dia Kahar membolak balikkan fakta dan menuduh kami memeras sementara kami tidak pernah melakukan itu.

“Kaharuddin sebagai Kepala SMPN 2 Bangkala Jeneponto yang memohon dan menawarkan sejumlah uang kepada saya untuk tidak menindak lanjuti dugaan temuan tim kami apa lagi menyampaikannya kepada fasilitator dan PPTK namun tawaran Kahar ditolak,”urai Hasan.

Ditempat yang sama Ketua Sepernas DPC. Jeneponto mengatakan, Kaharuddin itu tidak sadar dengan omongannya tidak beretika yang sama sekali tidak menggambarkan dirinya sebagai seorang Pendidik.  (Arif)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *