Fri. Feb 26th, 2021

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo.S.I.K, Telah Dua Kali Divaksin

Foto; Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo.S.IK, saat disuntik vaksin sinovac tahap II oleh dokter, Rabu (17/2/2021)

Jurnalmetropol.com, Buol – Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., untuk kedua kalinya disuntik vaksin sinovac covid-19 tahap II, bertempat di halaman RSU Mokoyurli Kabupaten Buol, Rabu (17/2/21).

Yang sebelumnya pria kelahiran kabupaten Ngawi Jawa Timur sebagai orang pertama menerima vaksinasi Sinovac tahap I di jajaran Polres Buol

Sesuai dengan prosedur dan tahapan pemeriksaan oleh tim medis, dirinya dinyatakan sehat dan layak untuk menerima Vaksinasi Sinovac tahap II.

Orang nomor satu di jajaran Polres Buol tersebut sangat bersungguh-sungguh dan serius untuk mensukseskan pelaksanakan Program Vaksinasi Sinovac demi memutus mata rantai covid-19.

Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk mensukseskan Program Vaksinasi Covid-19 secara Nasional, sekaligus dalam rangka mempelopori kegiatan Vaksinasi Covid-19 guna menghilangkan rasa takut dan isue maupun opini negatif yang beredar di masyarakat tentang Program Vaksinasi Covid-19.

Selesai divaksin Sinovac tahap II, Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., terlihat dalam kondisi kesehatan dan bugar sebagaimana biasanya tanpa ada gejala apapun.

Harapanya dapat diikuti oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Buol yang dinilai layak dan memenuhi syarat untuk menerima Vaksinasi Sinovac tanpa ragu dan takut.

Kepada awak media Kapolres Buol selesai disuntik vaksin menghimbau dan mengajak masyarakat untuk tidak takut divaksin.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut dan ragu untuk menerima suntikan vaksin covid-19 sebab vaksin halal, aman dan sehat berdasarkan sertifikat MUI dan Hasil dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),”ungkap AKBP Dieno Hendro Widodo.S.IK.

Lanjutnya, bagi yang telah disuntik vaksin covid-19 agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sehingga kesehatan tetap terjaga terhindar dari penularan virus corona.

(Bambang Joko Sugito)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *