December 9, 2022

Kakanwil Kemenkumham Jatim: Bukan Status WBK/WBBM yang Penting Tapi Aplikasinya

Foto: Satker Kemenkumham Jatim Korwil Jember menandatangani Deklarasi

Jurnalmetropol.com, Jember – Kakanwil Jawa Timur Kementerian Hukum dan HAM, Krismono, Bc.iP.,SH., MH., mengatakan, “Yang kami pentingkan adalah proses didalamnya, bukan status WBK/WBBM-nya,”tegas Krismono. Pernyataan Kakanwil Kemenkumham Jatim itu usai mengikuti pendeklarasian janji kerja zona integritas menuju WBK/ WBBM dan pengukuhan Satopspatnal (Satuan Operasi Patroli Internal) di aula Lapas Klas II A Jember, pada Selasa (23/2/2021).

Deklarasi itu diikuti oleh Lapas Jember, Bondowoso, Banyuwangi dan Situbondo serta Kantor Imigrasi Kelas I Jember dan Bapas Jember. Masing-masing Pimpinan Satuan Kerja (Satker) menandatangani deklarasi sebagai simbol komitmen bekerja dengan tanpa korupsi dan semangat melayani.

Krismono menjelaskan, deklarasi ini merupakan langkah awal menuju WBK WBBM. “Deklarasi itu kan janji, ini merupakan komitmen yang benar-benar harus ditepati oleh yang membuat janji,”kata Krismono.

Kakanwil Jatim itu menyebutkan sudah ada 11 Satker yang berstatus WBK dan 4 WBBM di bawah naungan Kanwil Jawa Timur.

Menurut Krismono, Lapas Jember secara internal (Kemenkumham) sudah meraih predikat WBK tetapi menurut penilaian pihak eksternal masih belum memenuhi syarat. “Mungkin ada data dukung yang kurang lengkap, atau ada pelayanan yang kurang berkualitas,” ucap Krismono.

Tim penilai eksternal yakni Kemenpan-RB, KPK, dan Ombudsman. Pihak Kemenkumham Wilayah Jatim berharap dengan deklarasi itu korwil Jember (se-Tapal Kuda) bisa meraih WBK WBBM tahun ini.

Usai pendeklarasian, Ketua Lapas dan undangan membuka beberapa fasilitas baru di Lapas Jember. Diantaranya ruang tunggu, galeri, kios bunga dan taman lapas.

Kalapas Jember menjelaskan, semua pengerjaan bangunan 100% dikerjakan narapidana yang diberi kesempatan berkarya dibawah pengawasan petugas. Bahkan rombongan diajak ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Jember di lingkungan Sumbersari.

Di sana terdapat kebun buah, kolam ikan, dan tempat cucian motor dan mobil. Semuanya dikelola narapidana.
Kalapas Jember, Yandi Suyandi mengatakan, apa yang ia kerjakan semata-mata untuk mengubah image rumah tahanan. “Kita berharap mendapat WBK WBBM tahun ini,”ucap Yandi.

Sejak Yandi menjabat di Jember banyak perubahan di Lapas Jember. Lapas tidak lagi mengalami angker.

Hadir pada acara tersebut, Plh Bupati Jember, DR. Ir. Hadi Sulistyo, M.Si., Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH., Pasiops Kodim, Ketua Ombudsman, Kakanwil Imigrasi Jember, Wakil DPRD, wakil dari Kejaksaan Negeri Jember dan insan media.  (Sigit)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *