Sun. Dec 5th, 2021

Candi Borobudur, Destinasi Wisata yang Terkenal Hingga ke Mancanegara

Jurnalmetropol.com – Tempat wisata Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah kini telah dibuka kembali. Hal ini seiring dengan kasus Covid-19 yang mulai menurun. Namun, para pengunjung hanya bisa menikmati sampai di pelataran candi saja, dan tidak diperkenankan naik sampai ke atas candi. Meski demikian kemegahannya masih tetap bisa dinikmati.

Kemegahan arsitektur Candi Borobudur tak lepas dari sejarah panjang berkembangnya agama Buddha di Indonesia. Candi ini merupakan monumen Buddha terbesar di dunia dan sempat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Oleh karenanya, candi ini terkenal hingga ke mancanegara.

Selain sebagai tempat wisata, candi ini juga berfungsi sebagai tempat ziarah religi umat Buddha sedunia. Menuntun umat manusia meninggalkan nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.

Menurut catatan sejarah, candi ini dibangun pada abad ke-8 dan 9, sekitar tahun 800 masehi pada masa pemerintahan dinasti Syailendra. Candi ini telah dilakukan pemugaran yang cukup lama untuk mengembalikan kemegahannya.

Candi yang memiliki panjang 121,66 meter dengan lebar 121,38 meter dan tinggi 35,40 meter ini, memiliki bentuk dan struktur seperti punden berundak yang semakin ke atas semakin mengecil dengan empat buah tangga yang terdapat pada setiap arah mata angin.

Candi Borobudur juga terlihat cukup kompleks dilihat dari bagian-bagian yang dibangun. Terdiri dari 10 tingkat di mana tingkat 1-6 berbentuk persegi dan sisanya bundar. Dinding candi dipenuhi oleh gambar relief sebanyak 1.460 panel, dan terdapat 504 arca yang melengkapi candi ini.

Menurut filsafat Buddha, struktur tingkatan Candi Borobudur merupakan tiruan alam semesta akan roda kehidupan. Tiga tingkatan tersebut yaitu Kamadhatu, atau bagian terbawah candi yang menggambarkan perilaku manusia yang masih terikat oleh nafsu duniawi.

Tingkatan kedua adalah Rupadhatu, merupakan bagian tengah candi yang menggambarkan perilaku manusia yang sudah mulai meninggalkan keinginan duniawi, akan tetapi masih terikat oleh dunia nyata. Dan tingkatan ketiga adalah Arupadhatu atau bagian atas candi yang menggambarkan unsur tak berwujud dan sebagai tanda tingkatan yang telah meninggalkan nafsu duniawi.

Jika hendak berkunjung ke candi ini, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut adalah harus sudah melakukan vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, berusia di atas 12 tahun atau yang sudah divaksin, sudah mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan tentunya mematuhi protokol kesehatan.

Yuk, jalan-jalan ke Candi Borobudur dan lestarikan sebagai warisan nenek moyang yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Sumber: KarantinaPertanianSemarang

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *