Thu. Dec 2nd, 2021

Usai Penantian 19 Tahun, Thomas Cup Kembali Direngkuh

Jurnalmetropol.com – Perjuangan keras tim bulutangkis Thomas Cup Indonesia membuahkan hasil gemilang. Jonatan Christie berhasil menang usai menumbangkan bintang muda China, Li Shi Feng lewat pertarungan alot.

Jonathan yang merupakan pebulu tangkis rangking 7 BWF itu harus bertanding tiga set melawan Shi Feng.

Secara statistik Li Shi Feng memang jauh dibandingkan peraih Medali Emas Asian Games 2018 lalu itu. Saat ini Li Shi Feng menempati peringkat 64 BWF.

Pebulutangkis yang karib disapa Jojo ini awalnya mudah mendapatkan poin. Set pertama mulai berjalan ketat saat Li Shi Feng berusaha melakukan perlawanan. Meski demikian, Jojo akhirnya mengakhiri Set pertama dengan skor 21-14.

Diset kedua, perebut medali Emas Sea Games 2017 itu sempat tertinggal 5-13. Jojo beberapa kali melakukan kesalahan sehingga membiarkan pemain China itu meraup poin dengan mudah.

Jojo terus berusaha menambah angka hingga poin ke sepuluh. Namun, Shi Feng terus menekan Jojo. Setelah Jojo terus berusaha mengejar ketertinggalan, Shi Feng mengalahkan Jojo dengan skor tipis 21-19.

Saat bermain set ketiga, Jojo dan Li Shi Feng saling jual beli serangan. Skor mereka sepanjang permainan selalu selisih tipis. Bahkan diparuh permainan Li Shi Feng sempat lebih awal menembus 11 poin.

Jojo terus agresif menyerang pemain China itu dan berhasil mengalahkan dengan skor 21-14.

Indonesia akhirnya meraih gelar Piala Thomas setelah sebelumnya Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan pebulutangkis asal China Lu Guangzu dengan skor 2-1.

Pada pertandingan kedua, Muhamad Rian Ardiyanto/Fajar Alfian menang mudah atas lawannya pasangan China He Ji Ting/Zhou Hao Dong. Fajar/Rian menang mudah dalam dua set langsung dengan skor 21-12 dan 21-19.

Indonesia sendiri terakhir meraih Piala Thomas pada tahun 2002. Sebelum akhirnya menjadi juara Piala Thomas, sebelumnya Indonesia pernah menjadi runner up, yakni tahun 2010 dan tahun 2016.

Pada tahun 2016 Indonesia harus ditumbangkan oleh Denmark. Pada Tahun 2010 Indonesia saat itu harus mengakui ketangguhan China. (Beby)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *