Thu. Dec 2nd, 2021

Menyusul Ekspor Perdana Jengkol ke Negeri Sakura

Jurnalmetropol.com – Karantina Pertanian Jambi mensertifikasi 45 kilogram jengkol dengan tujuan Jepang. Jengkol kali ini merupakan kali pertama diekspor melalui Jambi. Serangkaian perlakuan telah dilakukan mulai dari dibelah menjadi dua bagian, pencucian, pengeringan dan kemudian dikemas dalam plastik vakum.

Gusti adalah eksportir milenial yang mencoba menembus ekspor setelah sebelumnya melakukan penjualan di pasar domestik. “Saya biasanya menjual jengkol ke Provinsi Riau. Ini kali perdana saya mengirim jengkol ke Jepang. Semoga ekspor ini bisa terus berlanjut,”ujar Gusti.

Untuk menjamin jengkol sampai dalam kondisi segar, Gusti menggunakan ekspedisi kargo Garuda Indonesia. Selain itu, di dalam kotak juga terdapat silica gel untuk mencegah terjadinya uap air berlebihan yang dapat menimbulkan kontaminasi jamur.

Kepala Karantina Pertanian Jambi, Turhadi Noerachman mengapresiasi ekspor perdana ini. “Kami sampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung ekspor komoditas pertanian. Memasuki pasar ekspor, nilai jengkol ini mencapai Rp. 200.000 per kilogram, sangat jauh berbeda jika hanya dipasarkan di pasar domestik. Semoga untuk seterusnya kita bisa konsisten memasok jengkol ke negara lain, tidak hanya Jepang,” pungkasnya.

Sumber: KarantinaPertanianJambi

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *