Sun. Aug 14th, 2022

Harkitnas 2022, Sutradara Roy Wijaya Gelar Drama Musikalisasi 

Jurnalmetropol.com – Sutradara Roy Wijaya, kembali membuat event yang sangat luar biasa di Hari Kebangkitan Nasionl (Harkitnas), pada tanggal 20 Mei 2022.

Roy Wijaya yang lebih dulu membuat 25 lagu dengan lirik liriknya yang melankonis seperti di album simponi rindu yang dibawakan Ovich dan Andara.

Hal yang sama juga dilakukan di Rumah Creative Cinema (RCC) yang bakal menggelar berbagai kegiatan seperti drama musikalisasi, dan musik senandung cinta serta sahabat yang akan dibawakan oleh para pelajar yang tergabung di RCC.

“Ya event ini sesuai tema Hari Kebangkitan Nasional 2022 yakni ‘Ayo Bangkit Bersama’ dan hal itu berdasarkan surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) nomor 549/M.KOMINFO/HM.04.01/05/ 2022,” ungkapnya di Musium Kebangkitan Nasional, Jakarta, Kamis (19/5/2022)

Menurut Roy, tema itu dipilih agar Harkitnas 2022 dapat menjadi momentum bagi kita sebagai bangsa yang besar untuk bersama-sama mengobarkan semangat bangkit dari pandemi Covid-19 yang telah lebih dari 2 tahun menyerang dan turut berefek di segala sendi kehidupan, termasuk para seniman muda.

“Tahun ini merupakan peringatan Harkitnas ke-114. Untuk memperingati Harkitnas 2022. Pihak Musium Kebangkitan Nasional juga mengadakan berbagai Pameran dari para pelaku seni dan berbagai kegiatan budaya serta pendidikan yang akan di mulai dari tanggal 20 Mei sampai dengan 18 Juni 2022,”jelasnya.

Membuka hari pertma kegiatan peringatan Harkitnas Rumah Creative Cinema akan menampilkan berbagai nyanyian dan Drama Musikalisasi Karya Roy Wijaya, pada Hari Jumat 20 Mei 2022, pukul 13.30 sampai dengan 16.30 Wib di Auditorium Musium Kebangkitan Nasional.

“Begitupun dengan tema panggung Gebyar Satu Cinta Untuk Indonesia mengingatkan kita untuk selalu optimis menghadapi masa depan, dengan terus memperkuat semangat kebangkitan sebagai bangsa yang tangguh,”urainya.

Roy juga mengajak seluruh generasi muda, untuk bersama-sama menghadapi semua tantangan dan persoalan sebagai penerus bangsa.

“Karena Harkitnas sebagai penyemangat membangun kesadaran untuk bergerak menghadapi permasalahan bangsa Indonesia tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan golongan,”pungkasnya. (*red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *