September 27, 2022

Lima Kali Mangkir, Polda Jabar Bakal Panggil Paksa Dirut PT MCC?

Jurnalmetropol.com – Proses hukum terhadap perkara aduan Karmila Warouw tertanggal 7 Maret 2022 serta laporan informasi Nomor Li/174/III/2022/Ditreskrimsus tertanggal 14 Maret 2022 belum mendapatkan status hukum yang pasti dari Penyidik Polda Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Karmila saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya, Minggu (26/6/2022). Dia mengatakan, penyidik Polda Jabar telah resmi memanggil terlapor Intani Choirina selaku Direktur Utama PT Metropolitan City Center (MCC).

“Penyidik bilang Intani Choirina telah mangkir dari panggilannya, bahkan sampai lima kali dipanggil (dia) tidak pernah datang,”kata Karmila.

Berdasarkan keterangan penyidik ke Karmila di Polda Jabar tertanggal 9 Juni 2022, dia menyatakan untuk perkara itu, penyidik telah berupaya untuk meminta keterangan dari Intani Choirina, namun hingga kini dia tak kunjung hadir

“Penyidik bicara ke saya waktu itu soal mangkirnya Intani Choirina. Penyidik juga sudah bilang ke dia akan di BAP online, itukan sistem Polri bagi yang belum bisa datang jika memang terlapor dalam keadaan sakit, tapi Intani menolaknya. Kalau dia bersih, kenapa harus risih dan takut,”beber Karmila.

Mangkirnya Dirut PT MCC dalam pemeriksaan penyidik Polda Jabar menurut Karmila sangat tidak profesional dan tidak menghormati institusi Polri. Dia menilai berbagai alasan yang dibuat Intani Choirina sangat menciderai institusi Polri.

“Saya menilainya, seorang Direktur Utama dipanggil penyidik sampai lima kali, tetapi tak hadir. Bahkan berbagai alasan tanpa disertai surat keterangan sakit dari dokter dan hasil lab covid yang dia sendiri mengakui kena covid waktu itu. Sayangnya penyidik juga tidak tegas dalam penanganan kasus ini,”ungkap Karmila.

Lanjut Karmila, sebagai warga Negara yang baik seharusnya Intani Choirina taat pada hukum dan menghormati pemanggilan penyidik. pemanggilan itu kata Karmila terkait penutupan portal yang diadukannya ke Polda Jabar. Di mana akses menuju lokasi tanah garapan yang diolah oleh Karmila bersama petani lokal menjadi terhalang oleh pemasangan portal tersebut.

“Dia itu sudah jelas sebagai aktor intelektualnya, dan harus bertanggungjawab memenuhi panggilan penyidik,”terangnya.

Berdasarkan keterangan penyidik yang disampaikan ke Karmila melalui pesan singkatnya tertanggal 22 Juni 2022, tertulis Dirut PT MCC atas terlapor Intani Choirina mangkir dengan alasan sakit, minta undur waktu, terpapar covid hingga depresi.

Lambannya penanganan kasus tersebut, membuat Karmila gundah dan berencana mendatangi Mabes Polri guna mengadukan hal yang dialaminya. “Saya akan ke Mabes Polri untuk mengadukan hal ini,”tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Intani Choirina selaku Direktur Utama PT MCC terlibat dalam penyerobotan lahan penggarap milik warga Blok Cigadog Kp. Palalangon RT002/03, Ds. Pasirjaya Kec. Cigombong, Kabupaten Bogor Jawa Barat, dan menutup akses masuk lahan dengan portal.

Intani mengklaim lahan garapan warga itu miliknya yang telah dibeli sejak lama.  (Beby)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *