Sun. Aug 14th, 2022

Mengenal Sejarah Mitos dan Kunjungi Wisata Pantai Cinoki Sarudu di Pasangkayu

Jurnalmetropol.com – Disela-sela waktu warga sering berkunjung Ke Pantai Wisata Cinoki yang terletak di Desa Sarudu Kecamatan Sarudu Dusun Nunu, Kabupaten Pasangkayu. Sangatlah mudah diakses oleh para pengunjung dari jalan raya poros Pasangkayu ke tempat wisata berkisar kurang lebih 700 Km.

Tempat wisata ini sudah dikenal sejak dahulu, baik dari Keindahan pemandanganya, mitosnya dalam sejarah konon ceritanya ada beberapa penemuan keanehan berupa kuburan tua, yang dikenal dan diberi gelar budaya lokal (Tosalama), yang sering dikunjungi warga sambil berpose.  

Ditempat tersebut juga ada Batu kembar yang begitu Aneh, melihatnya dari jarak jauh (1) setelah mendekati Batu kembar ternyata menjadi pecahan 2 sehingga para pengunjung penasaran berbondong-bondong ke wisata tersebut.

Darwis selaku Kepala Lingkungan Dusun Nunu saat ditemui pewarta jurnalmetropol, ia menceritakan asal mula sejarah Pantai Cinoki yang sepengetahuannya nama Cinoki diberi nama oleh orang Jepang, sekitar lamanya ratusan tahun yang lalu.

“Saya hanya mendengar sedikit cerita/sejarah tersebut dari orang tua kampung Sarudu dan saya percaya karena bukan orang lain sumber sejarah cerita mulai dari yang tahu nenek, kakek, tante, paman dan semuanya keluarga saya sendiri.”ungkap Darwis Kepala Lingkungan setempat, Sabtu (23/7/2022).  

Rame para pengunjung bukan karena keindahannya, tapi juga keanehan Mitos keajaiban nyata yang terlihat seperti kuburan tua, batu kembar, batu berbentuk Kepala Burung Kaka tua, dan Meriam terbungkus oleh Batu hidup sampe saat ini.

“Sejak dulu sampe sekarang yang utamanya hari tertentu liburan Minggu, tak sedikit pengunjung yang datang ketempat tersebut, seperti hari Raya idul fitri, idul Adha, dan hari lainya, dan bukan cuman itu Agama Hindu (Bali) dan lain sebagainya mereka berkunjung setelah hari Raya Nyepi, Galungan dan lain-lainnya.”pungkas Kadus Nunu.

Lanjutnya, Darwis juga menceritakan tentang pemandangan wisata Cinoki yang membuat para pengunjung tertarik sambil penasaran apa sih keunikan dan Potensi Alam Pantai Cinoki sehingga banyak dikunjungi warga, baik dari Luar daerah Kabupaten Pasangkayu maupun Kabupaten Pasangkayu.

Sebenarnya keindahan Potensi alam yang mereka kunjungi iyalah adanya Batu-batuan yang begitu indah Besar dan tinggi, untuk tempat berfoto-foto bersama keluarga, selain itu ada juga kuburan tua yang konon ceritanya jika air pasang batu nisan tersebut seperti ada yang memindahkan dan ini fakta sering kali terjadi, sehingga para pengunjung penasaran dan berkunjung ketempat kuburan yang ada di wisata Pantai Cinoki ini.  

“Keindahannya mempunyai pasir yang bersih dan Batu Kembar (2) sebutan warga Desa Sarudu sampai saat ini, dan paling enak ditempati untuk berfofo-foto dari segi pemandanganya tidak asing lagi tempatnya untuk rekreasi liburan santai dan berfoto dengan pemandangannya.”tutup Kadus Nunu.

Dan tak hanya itu warga Berkunjung ke wisata ini, juga banyak yang menceritakan tentang hal tersebut kenapa sampe kami datang kemari (penasaran).

Tempat wisata ini sangat cocok untuk liburan dan betul-betul suasana dingin bagaikan salju sejuknya dan indah dipandang dari kejauhan bibir pantai laut lepas dilengkapi Potensi Alamnya Pohon-pohonan dan Batu-batuan yang besar dan tinggi indah dipandang sambil mengambil gambar (Berfoto) bersama keluarga.

Terkadang mereka mau ketempat Kuburan Tua yang konon sudah banyak melihatnya, terletak bagian utara terlihat begitu sangat aneh dan mengherankan harus betul-betul melihat kondisi air pasang/surut dan melintasi dengan batu sepanjang jalan untuk ketempat keanehan dan keajaiban alam tersebut.

“Jika kesana harus melihat situasi Air dulu apakah pasang atau tidak. Jika pasang kita tidak boleh menyebrang. Jika surut baru kita bisa menyeberang untuk melihat Kuburan Tua dan Batu berbentuk Kepala Burung Kaka tua dan bisa melihat pemandangan potensi alamnya,”ucap Jumaldi pengunjung wisata Cinoki. (Ansar)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *