October 2, 2022

Presean Perang Bintang, Episode 2 di Taman Mayura Cakranegara Kota Mataram

Jurnalmetropol.com – Mengusung slogan “Berandangan Betukah Tatu”, puluhan pepadu (petarung tangguh) se-Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan bertarung dalam ajang Presean Perang Bintang, di Taman Mayura Cakranegara Kota Mataram.

Ketua Panitia Presean Perang Bintang episode 2 Abu Anshari ditemui usai perhelatan hari pertama, pada Kamis sore (8/9/2022), mengatakan bahwa gelaran presean yang diselenggarakan mulai tanggal 8 – 18 September 2022 tersebut, dalam upaya pelestarian budaya Sasak Lombok.

“Penyelenggaraan presean ini dimaksudkan untuk mempertahankan keaslian budaya-budaya yang sudah ada di Gumi Lombok, sebagai edukasi terlebih presean ini, bisa dibilang di kalangan anak muda sekarang sudah jarang diminati,”ungkapnya.

“Tugas kita sekarang untuk bagaimana mempopulerkan kembali tradisi-tradisi yang ada,”imbuhnya.

Pun terkait pemilihan lokasi penyelenggaraan yakni Taman Mayura Cakranegara, Anshari menuturkan, Mayura merupakan salah satu situs sejarah di antara sekian banyak situs sejarah yang ada.

“Kita pilih tempat ini karena Taman Mayura bagian dari situs sejarah yang harus kita populerkan, agar dunia internasional pun tahu bahwa di Lombok banyak situs-situs bersejarah,” kata Anshari.

Anshari menyebutkan, para pepadu yang akan bertarung dalam Presean Perang Bintang episode 2 itu, adalah pepadu baik dari berbagai paguyuban presean juga dari lima kabupaten/kota se-NTB. “Pepadu yang sudah terdata dari 20 paguyuban belum termasuk pepadu dari kabupaten-kabupaten,”ucapnya.

“Seandainya ada halangan sehingga tidak jadi tanding, kita sudah siapkan pepadu cadangan,”ujarnya.

Sementara Dewan Penasehat Presean Perang Bintang Anak Agung Made Jelantik Barayang Wangsa, menyampaikan bahwa selain sebagai upaya pelestarian budaya, event tersebut juga sebagai bentuk kebangkitan pasca pandemi Covid-19.

“Kita baru saja peringati 17 Agustus kemarin merayakan peringatan Hari Kemerdekaan RI sebagai negara yang berdaulat penuh, dengan presean ini kita tunjukkan bahwa kita sudah mulai bangkit setelah pandemi Covid-19,”tuturnya.

“Harapan kami, festival budaya seperti ini harus terus digiatkan dan diatensi oleh seluruh pihak,”tambah Anak Agung Made.

Senada, dalam kesempatan menghibur para pepadu dan pengunjung hari pertama perhelatan Presean Perang Bintang di Taman Mayura, pelantun tembang-tembang Sasak Erni Ayuningsih mengajak masyarakat Pulau Lombok, untuk bangkit pasca pandemi Covid-19.

“Mari semua semeton (saudara, red) yang ada di Lombok, untuk menyaksikan pagelaran Presean Perang Bintang Berandangan Betukah Tatu di Mayura Cakranegara, yang akan diselenggarakan sampai tanggal 18 September 2022,”ajak Erni.

“Presean ini untuk mengasah nyali masyarakat untuk bangkit kembali pasca pandemi Covid-19, sembari melestarikan budaya Sasak yang masih kental dengan adat,”jelasnya. (Anang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *