September 27, 2022

Pekerja Proyek Bina Marga Provinsi di UPT PJJ Jember Belum Terapkan K3

Jurnalmetropol.com – Pekerja proyek rekonstruksi/pelebaran jalan antara Kasian Timur ke arah kecamatan Jombang, dengan pelaksana PT Timbul Persada, belum menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Proyek tersebut di bawah pengawasan PU Bina Marga Provinsi Unit UPT PJJ Jember, yang kini tengah berjalan. Sejak dimulainya pekerjaan hingga saat ini, sejumlah pekerja belum pernah diberikan peralatan K3 sebagaimana mestinya.

Hal itu disampaikan oleh salah satu tenaga kerja pada Jum’at sore, (23/9/2022) di lokasi proyek di desa Mlokorejo, kecamatan Gumukmas kepada wartawan Jurnal Metropol.
“Mulai awal kerja, saya hanya dikasih rompi saja,”ujar pekerja tersebut di sela-sela kesibukan mengayak pasir untuk pekerjaan siaran dinding drainase.

Lanjut, dia menuturkan bahwa keselamatan kerja K3 seperti sepatu boot, helm proyek dan lainnya tidak pernah diberikan. Kendati demikian, dirinya tetap menjaga diri dan berhati-hati agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Yang penting hati- hati saja,” katanya polos.

Sementara itu, General Superintenden PT. Timbul Persada, Cecep Pribadi, menyampaikan bahwa terkait pelaksanaan di lapangan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (Sop)
“Kita kalo ndak sesuai SOP sudah tidak boleh kerja sama PU pak” jawab singkat Cecep selaku penanggung jawab pelaksanaan pekerjaan dilapangan PT Timbul Persada melalui pesan singkat WhatsApp.

Dikutip dari “https://m.rri.co.id/jember/polhukam/hukum-dan-ham/1631360/proyek-milyaran-rupiah-di-jombang-jember-diduga-bermasalah” Cecep mengatakan bahwa untuk keamanan dan keselamatan pekerja sejauh ini sudah ada MoU dengan mandor dan telah disepakati untuk dibelikan rompi pada pekerja dan selalu diminta kepada pekerja agar selalu memakai helm dan rompi pada saat bekerja.

“Sumuk, katanya jadi dilepas, kami sudah kerja sama dengan mandor agar dibelikan rompi para pekerjanya, dan sering kami ingatkan,”ungkapnya.

Dari pantauan wartawan di lapangan, terlihat sejumlah pekerja tidak menggunakan peralatan K3 sama sekali. Bahkan tidak mengunakan alas kaki yang semestinya perusahaan harus mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja 3K.

Ironisnya di lokasi itu juga tidak terpampang tanda/plang petunjuk teknis keselamatan kerja K3. Dan juga di beberapa titik lokasi tumpukan material kurangnya rambu-rambu atau pita pembatas jalan, mengingat pentingnya rambu-rambu tersebut untuk keselamatan pengguna jalan.

Perlu diketahui, pekerjaan Rekonstruksi/Pelebaran Jalan di Jalan Jurusan Bts. Kab. Lumajang – Kencong (Link 202) dan Kencong – Kasian (Link 203), Effektif = 8,550 KM dikerjakan oleh PT Timbul Persada dengan Kode Tender 48996015 tahun anggaran APBD 2022 dengan nilai pagu Rp.50.000.000.000, nilai HPS Rp.50.000.000.000 dengan Harga terkoreksi Rp.39.560.400.000,. (Sigit)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *