July 25, 2024

Dari Dermaga Kolinlamil, KRI Dewaruci Laksanakan Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah

Jurnalmetropol.com, Jakut — TNI Angkatan Laut bersama dengan Kemendikbudristek RI menggelar Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah dengan menggunakan KRI Dewaruci.

Pelayaran tersebut dilepas pada Jumat, 7 Juni 2024 yang dihadiri Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI Mochammad Riza, S.E., M.Tr. Opsla., CRMP dalam hal ini mewakili Panglima Kolinlamil Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo, PSC(j) M.A., M.M.S., CHRM, dipimpin Kepala Staf Komando Armada RI Laksamana Muda TNI Didong Rio Duto Purwo Kuntjoro, S.T., M.A.P., M.Tr.(Han) mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla dari Dermaga Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Adapun rute pelayaran muhibah budaya ini dimulai dari Jakarta – Belitung Timur – Dumai – Sabang – Malaka – Tanjung Uban – Lampung – dan kembali lagi ke Jakarta.

Dengan jarak tempuh pelayaran sejuah 2.962 NM, dengan lama pelayaran selama 38 hari mulai dari tanggal 7 Juni sampai dengan 15 Juli 2024.

Kegiatan tersebut turut pula dihadiri Para Pejabat Utama Mabesal, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI dan Pimpinan Kotama TNI Angkatan Laut serta Pejabat Utama Kolinlamil.

Digelarnya pelayaran ini bertujuan untuk menumbuhkan kebanggaan akan jati diri daerah-daerah di Indonesia dan memperkuat jejaring interaksi budaya antar daerah sehingga memperteguh ikatan ke-Indonesiaan.

Selain itu juga guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarian, mengembangan dan memanfaatkan warisan budaya jalur rempah untuk pembangunan berkelanjutan.

Pelayaran ini, diikuti sebanyak 150 orang yang terdiri dari peneliti, media, influencer, content creator, mahasiswa dan staf Kemendikbud. Dari 150 peserta ini akan terbagi menjadi tiga gelombang, dimana setiap gelombangnya terdiri dari 50 personel yang akan ikut berlayar dengan kapal legendaris TNI AL KRI Dewaruci.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Komando Armada RI membacakan amanat Kasal yang menyampaikan, perlu diketahui bersama jalur rempah merupakan salah satu warisan maritim bangsa Indonesia yang sangat berharga, jalur ini tidak hanya menjadi saksi bisu kejayaan maritim bangsa Indonesia di masa lampau, tetapi juga menjadi bukti kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia,

“Besar harapan saya kepada seluruh peserta muhibah ini agar dapat, mengambil manfaat untuk mempelajari sejarah dan budaya jalur rempah secara mendalam serta menjadikan muhibah ini sebagai momentum kebangkitan kembali jiwa bahari putra-putri bangsa Indonesia,” kata Kasal dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Staf Koarmada RI.

(Dispen Kolinlamil/red)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *