Jurnalmetropol.com, Blora – Kabupaten Blora menjadi tuan rumah kejuaraan menembak tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Blora.
Event yang berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 November 2025 ini, sekaligus menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi Blora ke-276.
Kejuaraan tersebut menarik perhatian atlet dari berbagai penjuru Indonesia, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga yang menuntut ketenangan dan fokus tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Perbakin Blora, H.Mochamad Muchklisin menjelaskan bahwa melalui kepengurusan yang baru, pihaknya berupaya menjadikan kejuaraan ini sebagai tonggak sejarah bagi atlet menembak lokal.
”Kejuaraan menembak jarang diadakan di Blora. Melalui acara ini, kami ingin menciptakan event yang diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi atlet-atlet menembak di Blora,”ujar Muchklisin yang juga anggota DPRD Blora
Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan kehadiran perwakilan dari sembilan provinsi di Indonesia. Peserta terjauh dilaporkan datang dari Papua, selain itu atlet dari Kalimantan, Sulawesi, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah juga turut berpartisipasi.
Total peserta dalam kejuaraan ini diproyeksikan mencapai sekitar 300 orang, terdiri dari 140 peserta di Kelas Prestasi dan sekitar 160 peserta di Kelas Open.
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori bergengsi, di antaranya Kelas Prestasi Benchrest 25 Meter WRABF HR Senior dan Junior, serta Benchrest 25 Meter WRABF LR All Shooter Multirange.
Kemudian Kelas Open Benchrest 25 Meter Multirange, Benchrest Extreme, dan Benchrest 41 Meter Monte.
Dalam sambutannya, Bupati Blora, Arief Rohman, mengapresiasi terselenggaranya ajang Bupati Cup Menembak ini. Ia menekankan, olahraga menembak sangat relevan dengan karakter masyarakat Blora.
”Olahraga menembak merupakan cabang yang menuntut ketenangan, fokus, kedisiplinan, dan pengendalian diri yang tinggi. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan karakter masyarakat Blora yang dikenal tangguh, fokus pada kemajuan, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik,”ucap Mas Arief.
Bupati berharap, kejuaraan ini tidak hanya menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan Kabupaten Blora kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi ajang strategis untuk menjaring bakat atlet menembak lokal yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas. ”Kalah dan menang adalah hal biasa, tetapi sikap dan integritas adalah yang utama,”pungkasnya. (HAR)







