Tim SAR Gabungan Kansar Medan berhasil Temukan Dua Korban Longsor

DAERAH121 Views

Jurnalmetropol.com, Tapanuli Utara — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua korban tanah longsor di area Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang berlokasi di Kecamatan Aek Sibundong, Kabupaten Tapanuli Utara.

Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk menemukan tiga korban lainnya yang hingga saat ini masih dinyatakan hilang.

Kejadian longsor dilaporkan terjadi pada Rabu (26/11/2025), setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menimpa area kerja proyek, mengakibatkan orang beberapa pekerja tertimbun.

Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengirimkan personel menuju lokasi. Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas Medan, TNI–Polri, BPBD, Pemerintah Daerah setempat, pihak PLTM, dan potensi SAR lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, S.H., M. Si selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search coordinator (SC) mengatakan bahwa proses pencarian sejak hari pertama dilakukan dengan metode manual search menggunakan alat-alat ekstraksi ringan dan excavator.

“Hingga akhirnya pada Jumat (28/11/2025) korban pertama an. Farida ditemukan pada Pukul 15.55 Wib dan pada Pukul 17.28 Wib korban kedua an. Gidion Manalu ditemukan tak jauh dari lokasi pertama,”kata Kansar Medan, Hery Marantika dalam pernyataannya.

Menurut Hery, kedua korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga melalui unsur terkait. Hingga saat ini tiga korban lainnya masih belum ditemukan. Tim terus melanjutkan pencarian 3 korban yang masih dinyatakan hilang dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan di area lereng yang masih berpotensi bergerak.

“Tim SAR Gabungan bekerja semaksimal mungkin di lapangan. Kondisi cuaca dan struktur tanah yang labil menjadi tantangan tersendiri, namun tidak mengurangi komitmen kami untuk menemukan seluruh korban. Kami memohon doa dan dukungan agar proses pencarian tiga korban lainnya dapat segera membuahkan hasil,”ujar Hery Marantika.

Hery juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memperkuat operasi di lapangan.

“Sinergi antarinstansi sangat membantu mempercepat proses. Kami mengimbau seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan mengingat potensi longsor susulan masih ada,”tambahnya.

Operasi SAR ini akan dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan atau sesuai dengan “SOP Operation Time” yang berlaku. Informasi perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *