Tepis Tudingan Liar, Kanit Tipiter Polres Jember Beri Keterangan Resmi

DAERAH, PATROLI415 Views

Foto: Kanit Tipiter Polres Jember Ipda Harry Sasono (foto: istimewa)

Jurnalmetropol.com, Jember – Polres Jember melalui Kanit Tipiter menepis tudingan yang menyebutkan keterlibatan oknum polisi dalam dugaan beking peredaran kosmetik ilegal.

Kanit Tipidter (Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu), Ipda Harry Sasono, menyampaikan bahwa dari Unit Tipidter Polres Jember, ingin menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus memberikan informasi yang sebenar-benarnya kepada masyarakat luas.

“Hal ini berkaitan dengan adanya isu atau dugaan yang sempat beredar mengenai keterlibatan oknum anggota Polres Jember yang membackup atau bahkan membekingi pemberitaan media terkait peredaran kosmetik ilegal,”ucap Ipda Harry dalam keterangannya, pada Selasa (30/9/2025).

Ia melanjutkan, perlu kami tegaskan! Setelah melakukan klarifikasi mendalam dengan berbagai pihak, baik dari pihak internal kepolisian, masyarakat, hingga wartawan yang membuat pemberitaan tersebut.

“Kami memastikan tidak ada sama sekali oknum anggota Polres Jember yang terlibat dalam membekingi peredaran kosmetik ilegal,”tandas Ipda Harry.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menanggapi isu tersebut, Polres Jember bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung turun ke lapangan untuk melakukan sidak mendadak di salah satu toko yang diduga menjual kosmetik ilegal.

“Dalam sidak tersebut, kami menemui pemilik dan sejumlah karyawan toko, sekaligus melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku,”ucap Ipda Harry.

“Saya ingin menegaskan kembali, bahwa tidak ada anggota Polres Jember, apalagi dari Unit Tipidter yang menjadi backup serta beking peredaran ataupun pemberitaan berkaitan dengan kosmetik ilegal yang sempat viral belakangan ini. Kami juga telah menelusuri informasi bahwa dalam salah satu tautan berita terdapat pihak yang mengaku sebagai oknum aparat yang melakukan komunikasi dengan jurnalis untuk menghalangi atau membatasi pemberitaannya, Namun dengan tegas saya sampaikan bahwa pihak tersebut bukan anggota Polres Jember, bahkan bukan bagian dari institusi kepolisian. Diduga kuat, mereka hanyalah pihak yang memiliki kepentingan pribadi tertentu dan mencoba menunggangi isu yang sedang beredar,”tegas Ipda Harry.

Polres Jember memegang teguh komitmen untuk memberikan kebebasan kepada para jurnalis dan insan pers dalam menjalankan tugasnya. Ia berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi melalui pemberitaan, sehingga dapat menjadi bahan untuk bergerak cepat melakukan penindakan di lapangan.

Polres Jember tidak memiliki tendensi apapun untuk membatasi kerja-kerja jurnalis. Justru mendukung penuh transparansi informasi kepada masyarakat, karena dengan adanya kontrol sosial dan pemberitaan yang sehat, justru akan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, media, dan masyarakat.

Untuk itu Pihak Polres Jember berharap ke depan, baik masyarakat maupun rekan-rekan media dapat langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas peredaran kosmetik ilegal atau bentuk tindak pidana lainnya.

“Silakan segera melaporkan kepada Polres Jember ataupun kepada anggota kepolisian terdekat, agar bisa kami tindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tutup Ipda Harry.

Polres Jember berterima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak serta mengajak untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Jember agar terbebas dari peredaran barang-barang ilegal yang merugikan masyarakat. (*/Sigit)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *